UJI COBA LIVE CMS kabupaten sragen tahun 2021

Sragen, Rabu 27 januari 2021 telah dilakukan uji coba Live Cash Management System (CMS) melalui aplikasi Zoom. Kegiatan Live CMS ini dihadiri oleh 20 desa, 20 kecamatan di Kabupaten Sragen serta dipandu oleh team Siskeudes dan team Bank Jateng. Proses uji coba live CMS ini dibagi dalam 2 tahap . Tahap pertama proses siskeudes untuk membuat transaksi agar mendapatkan Id billing dan tahap kedua adalah proses CMS oleh bank Jateng.
Harapannya setelah dilakukan evaluasi dari uji coba tahap pertama Live CMS ini , akan segera dapat dilaksanakan untuk seluruh desa di Kabupaten Sragen yang berjumlah 196 desa. [ DPMD ]

Siskeudes Berbasis CMS Berfungsi , Bendahara Desa Di Sragen Tak Pegang Uang Tunai

Semua transaksi keuangan desa di Sragen tak lagi tunai melainkan dilakukan secara non tunai melalui Siskeudes. Sistem Keuangan Desa alias Siskeudes berbasis cash management system (CMS) milik Bank Jateng Cabang Sragen sudah berfungsi. Siskeudes berbasis CMS itu sudah disiapkan sejak tahun 2020 dan diluncurkan pada 17 Agustus 2020 lalu.

Desa Tanggan terpilih sebagai pilot project mewakili eks kawedanan. Desa Tanggan dirasa mampu karena jaringan Internet memadai di desa itu. Pelatihan sudah dimulai tahun 2020 lalu dari Pemerintah Kabupaten  Sragen melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di dukung oleh Bank Jateng.  Aplikasi CMS ini sangat membantu desa dalam pengelolaan keuangan desa karena penatausahaan keuangan desa lebih tertib dan lebih mudah membuat laporan pertanggungjawaban desa. Selain itu manfaat dari aplikasi CMS ini bisa menghilangkan kebocoran anggaran pendapatan dan belanja desa (APB-Desa).

Untuk penggajian perangkat desa itu sudah langsung ditransfer ke rekening masing-masing perangkat desa. Dana operasional RT/RW pun juga dilakukan lewat transaksi non tunai,  serta pencairan pengadaan barang dan jasa di Sragen misalnya diverifikasi secara rigit melalui Siskeudes tersebut. Seperti yang dicontohkan oleh Kepala Desa Tanggan Mulyanto dan  Arif seorang petugas information technology (IT) Desa Tanggan, Gesi, Sragen,  Sekretaris Desa Tanggal Ismail , didampingi oleh tim Dinas PMD serta petugas dari Bank Jateng Sragen melakukan  tahapan uji coba transaksi pencairan dana desa (DD) untuk pengadaan printer seharga Rp1,8 juta dengan menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis cash management system (CMS). Untuk pengajuan pencairan dana yang dibayarkan kepada rekanan pengadaan printer itu pun dilakukan secara elektronik dengan isian sistem yang jelas. Ketika ada kesalahan prosedur pengisian maka dokumen pencairan pun akan tidak lengkap atau tertolak. Dalam sistem itu harus memasukan nama terang, lembaga, nomor rekening transaksi, keperluan transaksi, sampai nomor pokok wajib pajak (NPWP). Dengan sistem tersebut,  tinggal pencet tombol oke maka transaksi sudah jalan. Di sinilah pengetatannya, verifikasi harus lewat beberapa orang. Bendahara desa tidak lagi pegang uang sekarang dan tidak perlu lagi pergi ke bank. [ SOLOPOS ]

Umbul Ngepok Desa Karangpelem Semakin Terkenal dan Viral

Kolam Renang Umbul Ngepok di Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen mendadak langsung viral dan terkenal. Meski belum genap setahun dibangun, kolam itu kini makin menjadi perbincangan dan dikenal di kalangan masyarakat Sragen bahkan hingga luar daerah. Jumlah pengunjung langsung naik drastis dari sebelumnya. Hal tersebut disampaikan karyawan dan pedagang yang ada di kolam umbul dengan air istimewa tanpa kaporit.  Karena air di sini memang asli dari mata air murni tanpa kaporit dan setiap sore dibersihkan jadi air selalu jernih  bagus untuk terapi yang punya keluhan kesehatan..

Kades Karangpelem, Suwanto menyampaikan Umbul Ngepok memang memiliki beberapa keunikan dibanding kolam renang buatan lainnya. Menurutnya, kolam renang tersebut memiliki air yang dijamin selalu jernih karena memancar dari mata air Tunggon. Mata airnya satu jalur dengan mata air kaki Gunung Lawu. Sirkulasi air yang terus berganti juga menjadi kelebihan karena membuat kondisi air di kolam juga selalu jernih. Di Umbul Ngepok ini konon banyak yang meyakini bisa untuk terapi bagi yang ada keluhan pegal-pegal, rematik dan lainnya. Itulah sebabnya selain anak-anak dan pelajar, banyak warga yang berusia tua atau bapak-bapak dari luar wilayah yang suka berenang di sini.

PENERAPAN SISKEUDES BERBASIS CMS KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2021

Mulai tahun 2021, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sragen mewajibkan pengelolaan keuangan desa mulai menerapkan sistem CMS (Cash Management System). Tidak ada lagi  belanja di desa mengunakan uang cash. Semua hanya memakai non tunai per 1 Januari  dipastikan semuanya sudah running well. Kemudian, sistem kuangan desa (Siskeudes) tahun 2021 atau tahun depan, semua desa atau 196 desa yang ada di Kabupaten Sragen sudah harus memberlakukan per tanggal 1 Januari. Seratus persen Siskeudes sudah berjalan di Kabupaten Sragen dan ini akan menjadi percontohan untuk kabupaten-kabupaten yang lainnya.

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo

Pada tanggal 2 s.d. 3 Desember 2020 Dinas PMD Kab. Sragen menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo bersama dengan Dinas Kominfo Kab. Sragen dan Dinas Kesehatan Kab. Sragen. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo dilaksanakan di 6 Kecamatan, meliputi Kecamatan Kalijambe, Sidoharjo, Kedawung, Tanon, Sukodono, dan Sambungmacan. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo diikuti oleh operator Jogo Tonggo di 208 Desa/Kelurahan se-Kabupaten Sragen dan 20 orang Pendamping Desa se-Kabupaten Sragen.

UAT SISKEUDES Berbasis CMS Bersama Bank Jateng

Pada hari Senin tanggal 9 November 2020 pukul 09.00 WIB Dinas PMD Kab. Sragen bersama Bank Jateng melaksanakan UAT atau User Acceptment Test aplikasi SISKEUDES berbasis CMS. Kegiatan UAT dilaksanakan di Aula Sukowati yang dihadiri oleh Dinas PMD Kab. Sragen, BPKPD Kab. Sragen, Bank Jateng, dan 4 Desa yang dipilih sebagai pilot project. 4 Desa yang dipilih sebagai pilot project adalah Desa Kedungupit, Krikilan, Tunggul, dan Tanggan. Penggunaan Aplikasi SISKEUDES berbasis CMS akan diterapkan selama bulan November ini oleh 4 Desa tersebut dan akan diterapkan ke seluruh Desa di Kabupaten Sragen pada bulan selanjutnya. Besar harapan pada tahun 2021 aplikasi SISKEUDES berbasis CMS dapat diterapkan secara optimal.

Inovasi Desa Karangpelem Tanam Durian Varietas Terbaik

Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi inovasi yang dirintis Desa Karangpelem. Ia berharap apa yang dilakukan Pemdes untuk menggali potensi desa di Karangpelem itu bisa dicontoh oleh desa-desa lain sesuai dengan karakter dan potensi yang dimiliki

Pemerintah Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung sejak tahun 2018 membagikan total ada 2.800 bibit durian montong super genjah yang dianggarkan dari dana APBDes kepada semua warganya  Di desa ini, bahkan hampir semua rumah warga tumbuh buah durian cukup lebat. Sebagian di antaranya malah sudah berbuah. Usut punya usut, ternyata durian itu memang sengaja diprogramkan oleh Pemdes setempat untuk diberdayakan semua warga.

Hingga akhir 2020 ini, umur pohon durian itu sudah jalan tahun ketiga. Sehingga diproyeksikan dua tahun mendatang, sudah akan ada panen raya durian. Harapan Kepala Desa Suwanto beserta warga desa Karangpelem, buah durian ini akan menjadikan potensi unggulan  dengan program One Village One Product. Harga durian yang mahal, diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Namun lebih dari itu, semangat memberdayakan durian itu juga sebagai upaya mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan yang ada. Lantas menjaga kehijauan lingkungan dan sebagai upaya konservasi udara di wilayahnya.

KUNJUNGAN DINAS PMD KABUPATEN MAGELANG

Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) adalah sebuah aplikasi pengelolaan keuangan desa yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Kemendagri dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa. Kabupaten Sragen bekerja sama dengan Bank Jateng didukung oleh BPKP dan Kemendagri, sedang dalam proses pengembangan Siskeudes berbasis CMS (Cash Management System) Bank Jateng.
Pada tanggal 24 September 2020, Dinas PMD Kab.Magelang bersama Dinas Kominfo Kab. Magelang dan Bank Jateng Kab. Magelang berkunjung untuk melakukan studi banding terkait penerapan Siskeudes berbasis CMS. Rombongan diterima oleh Kaban BPKPD Sragen dan Kadin PMD Sragen, serta pimpinan Bank Jateng. Menjadi harapan bersama bahwa untuk tahun 2021 Siskeudes berbasis CMS sudah dapat diimplementasikan secara optimal.

DINAS PMD MENDAPATKAN REWARD TERBAIK KETIGA

Sebanyak tiga dinas dengan serapan terbaik mendapatkan reward dari Bupati Sragen dr. Hj Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Kepala Dinasnya mendapat hadiah laptop. Tiga dinas itu masing-masing Kesbanpolinmas, Dinas Sosial dan Dinas PMD. Menurut Bupati,  laptop itu bisa diberikan sebagai bentuk reward and punishment terhadap kinerja OPD.

Hadiah laptop tersebut diserahkan Bupati pada acara Briefing secara virtual ada hari Rabu, 23/09/2020 di ruang Command Center Setda dan diterima langsung oleh Kepala Dinas PMD Drs. Joko Suratno.

Sesuai dengan target yang diinstruksikan oleh  Presiden pada bulan ini mestinya serapan anggaran sudah di angka 60 persen. Sedangkan Dinas PMD untuk serapan anggarannya sudah mencapai 63 persen, dan ini dapat dijadikan contoh untuk OPD yang lainnya. Bupati menambahkan di sisa waktu beberapa bulan ke depan, diharapkan semua OPD bisa mendorong keterserapan anggaran agar bisa memenuhi sesuai yang ditargetkan.

TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TAHUN 2020

Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 di  Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, hari ini Selasa, (22/09/2020) dibuka tanpa ada upacara. Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno mengatakan berdasar ST dari Danrem 074/Wrt bernomor ST/217/2020 tertanggal 13 Maret 2020 dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Indonesia, upacara pembukaan memang ditiadakan. Pelaksanaan pembukaan TMMD hari ini hanya penandatanganan naskah dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD Sengkuyung tahap III TA 2020 dari Bupati Sragen kepada Dandim 0725/Srg Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno di ruang transit Pemkab Sragen.

Hanya 13 Orang undangan yang menyaksikan penandatanganan dan tanpa ada amanat. Diantaranya Ketua DPRD, Kapolres sragen, Kajari, KA DPUPR, Danramil Miri, Kapolsek Miri, Camat miri, Kepala Dinas PMD, KA UPTPK, KA PMI, Kepala Bapeda dan Kepala Desa Gilirejo, Kadus Pringapus Desa Gilirejo. TMMD di Gilirejo Miri ini tidak banyak berubah seperti sasaran sasaran di TMMD terdahulu yakni sasaran fisik dan non fisik.

Dalam pelaksanaan TMMD. Baik kegiatan fisik di lapangan maupun nonfisik di ruangan menerapkan protokoler kesehatan covid-19  dengan mewajibkan memakai masker, pengecekan suhu tubuh, tidak berkerumun dan menjaga jarak.  Sasaran fisik berupa Cor blok jalan sepanjang 947M Lebar 2,5 M tebal 12 Cm sedangkan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 18 unit dan jamban sehat 21 unit. Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wasbang, pertanian dan perkebunan, peternakan, kesehatan, protokoler kesehatan covid-19, pemberlakuan new normal, Kamtibmas dan lain lain. Untuk pekerjaan tetap berjalan seperti biasa waktunya 30 hari dan rencana ditutup tanggal 21 Oktober 2020.

1 2 3 4 5