Dinas PMD Kabupaten Sragen membuat Inovasi berupa Audit Tata Kelola Desa atau disebut juga WTP Desa.

WTP Desa memiliki dua makna positif yang menginspirasi pemerintahan desa, yang pertama makna secara umum WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) adalah peringkat tertinggi dalam penilaian Laporan Keuangan Lembaga Negara. Semangat para penyelenggara negara untuk meraih WTP inilah diharapkan dengan semangat yang sama juga akan terwujud kepada Penyelenggara Pemerintahan Desa dalam upaya meraih WTP Desa. Sedangkan makna kedua adalah Pemberian Predikat
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yaitu merupakan salah satu strategi kebijakan untuk mendorong semua Desa di Kabupaten Sragen agar dapat mengelola penyelenggaraan pemerintahan Desa dengan baik, transparan, akuntabel, partisipatif dan demokratis. Melalui program pemberian predikat terhadap capaian tata kelola Pemerintahan Desa nantinya diharapkan dapat menumbuhkan semangat kompetisi
yang positif antar Desa dalam mengelola pemerintahan Desa yang baik (good governance) sekaligus dapat menciptakan kebanggaan bagi penyelenggara Pemerintahan Desa yang berprestasi maupun bagi masyarakat desa.
Pemberian Predikat Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Kabupaten Sragen akan dapat memicu semangat penyelenggara Pemerintahan Desa untuk berlomba
mewujudkan tata kelola Pemerintahan Desa yang terbaik sekaligus menumbuhkan budaya malu apabila Desa tidak memperoleh predikat terbaik.
Adapun Predikat Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dibagi menjadi 4 (empat) tingkatan meliputi:

  1. Wasana Tata Praja Desa (WTP) Desa,
  2. Nindya Tata Praja Desa (NTP) Desa,
  3. Madya Tata Praja Desa (MaTP) Desa,
  4. Muda Tata Praja Desa (MuTP) Desa.

-Admin DPMD-