TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TAHUN 2020

Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 di  Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, hari ini Selasa, (22/09/2020) dibuka tanpa ada upacara. Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno mengatakan berdasar ST dari Danrem 074/Wrt bernomor ST/217/2020 tertanggal 13 Maret 2020 dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Indonesia, upacara pembukaan memang ditiadakan. Pelaksanaan pembukaan TMMD hari ini hanya penandatanganan naskah dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD Sengkuyung tahap III TA 2020 dari Bupati Sragen kepada Dandim 0725/Srg Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno di ruang transit Pemkab Sragen.

Hanya 13 Orang undangan yang menyaksikan penandatanganan dan tanpa ada amanat. Diantaranya Ketua DPRD, Kapolres sragen, Kajari, KA DPUPR, Danramil Miri, Kapolsek Miri, Camat miri, Kepala Dinas PMD, KA UPTPK, KA PMI, Kepala Bapeda dan Kepala Desa Gilirejo, Kadus Pringapus Desa Gilirejo. TMMD di Gilirejo Miri ini tidak banyak berubah seperti sasaran sasaran di TMMD terdahulu yakni sasaran fisik dan non fisik.

Dalam pelaksanaan TMMD. Baik kegiatan fisik di lapangan maupun nonfisik di ruangan menerapkan protokoler kesehatan covid-19  dengan mewajibkan memakai masker, pengecekan suhu tubuh, tidak berkerumun dan menjaga jarak.  Sasaran fisik berupa Cor blok jalan sepanjang 947M Lebar 2,5 M tebal 12 Cm sedangkan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 18 unit dan jamban sehat 21 unit. Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wasbang, pertanian dan perkebunan, peternakan, kesehatan, protokoler kesehatan covid-19, pemberlakuan new normal, Kamtibmas dan lain lain. Untuk pekerjaan tetap berjalan seperti biasa waktunya 30 hari dan rencana ditutup tanggal 21 Oktober 2020.