Inovasi Desa Karangpelem Tanam Durian Varietas Terbaik

Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi inovasi yang dirintis Desa Karangpelem. Ia berharap apa yang dilakukan Pemdes untuk menggali potensi desa di Karangpelem itu bisa dicontoh oleh desa-desa lain sesuai dengan karakter dan potensi yang dimiliki

Pemerintah Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung sejak tahun 2018 membagikan total ada 2.800 bibit durian montong super genjah yang dianggarkan dari dana APBDes kepada semua warganya  Di desa ini, bahkan hampir semua rumah warga tumbuh buah durian cukup lebat. Sebagian di antaranya malah sudah berbuah. Usut punya usut, ternyata durian itu memang sengaja diprogramkan oleh Pemdes setempat untuk diberdayakan semua warga.

Hingga akhir 2020 ini, umur pohon durian itu sudah jalan tahun ketiga. Sehingga diproyeksikan dua tahun mendatang, sudah akan ada panen raya durian. Harapan Kepala Desa Suwanto beserta warga desa Karangpelem, buah durian ini akan menjadikan potensi unggulan  dengan program One Village One Product. Harga durian yang mahal, diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Namun lebih dari itu, semangat memberdayakan durian itu juga sebagai upaya mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan yang ada. Lantas menjaga kehijauan lingkungan dan sebagai upaya konservasi udara di wilayahnya.

KUNJUNGAN DINAS PMD KABUPATEN MAGELANG

Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) adalah sebuah aplikasi pengelolaan keuangan desa yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Kemendagri dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa. Kabupaten Sragen bekerja sama dengan Bank Jateng didukung oleh BPKP dan Kemendagri, sedang dalam proses pengembangan Siskeudes berbasis CMS (Cash Management System) Bank Jateng.
Pada tanggal 24 September 2020, Dinas PMD Kab.Magelang bersama Dinas Kominfo Kab. Magelang dan Bank Jateng Kab. Magelang berkunjung untuk melakukan studi banding terkait penerapan Siskeudes berbasis CMS. Rombongan diterima oleh Kaban BPKPD Sragen dan Kadin PMD Sragen, serta pimpinan Bank Jateng. Menjadi harapan bersama bahwa untuk tahun 2021 Siskeudes berbasis CMS sudah dapat diimplementasikan secara optimal.

DINAS PMD MENDAPATKAN REWARD TERBAIK KETIGA

Sebanyak tiga dinas dengan serapan terbaik mendapatkan reward dari Bupati Sragen dr. Hj Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Kepala Dinasnya mendapat hadiah laptop. Tiga dinas itu masing-masing Kesbanpolinmas, Dinas Sosial dan Dinas PMD. Menurut Bupati,  laptop itu bisa diberikan sebagai bentuk reward and punishment terhadap kinerja OPD.

Hadiah laptop tersebut diserahkan Bupati pada acara Briefing secara virtual ada hari Rabu, 23/09/2020 di ruang Command Center Setda dan diterima langsung oleh Kepala Dinas PMD Drs. Joko Suratno.

Sesuai dengan target yang diinstruksikan oleh  Presiden pada bulan ini mestinya serapan anggaran sudah di angka 60 persen. Sedangkan Dinas PMD untuk serapan anggarannya sudah mencapai 63 persen, dan ini dapat dijadikan contoh untuk OPD yang lainnya. Bupati menambahkan di sisa waktu beberapa bulan ke depan, diharapkan semua OPD bisa mendorong keterserapan anggaran agar bisa memenuhi sesuai yang ditargetkan.

TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TAHUN 2020

Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 di  Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, hari ini Selasa, (22/09/2020) dibuka tanpa ada upacara. Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno mengatakan berdasar ST dari Danrem 074/Wrt bernomor ST/217/2020 tertanggal 13 Maret 2020 dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Indonesia, upacara pembukaan memang ditiadakan. Pelaksanaan pembukaan TMMD hari ini hanya penandatanganan naskah dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD Sengkuyung tahap III TA 2020 dari Bupati Sragen kepada Dandim 0725/Srg Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno di ruang transit Pemkab Sragen.

Hanya 13 Orang undangan yang menyaksikan penandatanganan dan tanpa ada amanat. Diantaranya Ketua DPRD, Kapolres sragen, Kajari, KA DPUPR, Danramil Miri, Kapolsek Miri, Camat miri, Kepala Dinas PMD, KA UPTPK, KA PMI, Kepala Bapeda dan Kepala Desa Gilirejo, Kadus Pringapus Desa Gilirejo. TMMD di Gilirejo Miri ini tidak banyak berubah seperti sasaran sasaran di TMMD terdahulu yakni sasaran fisik dan non fisik.

Dalam pelaksanaan TMMD. Baik kegiatan fisik di lapangan maupun nonfisik di ruangan menerapkan protokoler kesehatan covid-19  dengan mewajibkan memakai masker, pengecekan suhu tubuh, tidak berkerumun dan menjaga jarak.  Sasaran fisik berupa Cor blok jalan sepanjang 947M Lebar 2,5 M tebal 12 Cm sedangkan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 18 unit dan jamban sehat 21 unit. Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wasbang, pertanian dan perkebunan, peternakan, kesehatan, protokoler kesehatan covid-19, pemberlakuan new normal, Kamtibmas dan lain lain. Untuk pekerjaan tetap berjalan seperti biasa waktunya 30 hari dan rencana ditutup tanggal 21 Oktober 2020.

FGD Persiapan Replikasi MONEV Partisipatif Kabupaten Sragen

Pada hari Selasa tanggal 25 Agustus 2020 pukul 08.30 WIB dilaksanakan FGD Persiapan Replikasi Monev Partisipatif Kabupaten Sragen di RM Cengkir Gading yang dihadiri oleh Bappeda Litbang, Dinas Kesehatan,  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Perumda Air Minum Tirto Negoro, dan IUWASH PLUS. Kegiatan FGD ini diawali dengan pembahasan skenario Monev Partisipatif yang terdiri dari 4 skenario, yaitu connecting, developing, enabling, dan functioning. Dilanjutkan dengan pembahasan tahapan Monev Partisipatif yang terdiri dari 6 tahapan, yaitu (1) penguatan tim monev; (2) DATAMASITA di rumah tangga; (3) evaluasi RKM; (4) analisa hasil monev oleh tim monev; (5) rembug warga Monev Partisipatif; (6) pertemuan multipihak. Kegiatan FGD ini diakhiri dengan menetapkan 2 Desa replikatif, yaitu Desa Kliwonan dan Desa Bentak serta rencana tindak lanjut, antara lain Bappeda Litbang sebagai penanggung jawab pertemuan awal dengan Stakeholder Replikasi Monev Partisipatif, Dinas Kesehatan sebagai penanggung jawab penyusunan Ranperbub tentang STBM dan mencari alternatif pendanaan air minum dan sanitasi (PMI dan Baznas).

1 2 3 4 5 6 7