Pendampingan Implementasi Siskeudes Berbasis CMS Bank Jateng Untuk Desa Se -Wilayah Kecamatan Jenar

Kamis, 4 Februari 2021 bertempat di Kantor Kecamatan Jenar, Tim dari Dinas PMD didampingi oleh Tenaga Ahli, serta Tim Bank Jateng melakukan pendampingan desa se wilayah Kecamatan Jenar, pendampingan tersebut diharapkan agar desa lebih memahami secara detail alur aplikasi CMS ini sangat membantu desa dalam pengelolaan keuangan desa karena penatausahaan keuangan desa lebih tertib dan lebih mudah membuat laporan pertanggungjawaban desa. Selain itu manfaat dari aplikasi CMS ini bisa menghilangkan kebocoran anggaran pendapatan dan belanja desa (APB-Desa).

Untuk penggajian kades dan perangkat desa ditransfer ke rekening R.P bendahara, kemudian setelah diproses oleh sistem akan  ditransfer ke rekening masing-masing kades dan perangkat desa. Adapun alur proses pencairan penghasilan tetap sebagaimana telah disampaikan sebagai berikut :

  1. Isi lampiran surat perintah pemindah bukuan penghasilan tetap dari Bank Jateng

 Ketentuan pengisian surat perintah pemindah bukuan Bank Jateng:

  • Buka aplikasi sipp dari BPJS untuk mengetahui jumlah potongan tiap personil
  • Isikan potongan-potongan sesuai kolom di SP Bank Jateng
  • Isikan Virtual Account untuk pembayaran Bank Jateng
  • Pembuatan SPP di Siskeudes
  • SPP dibuat total saja, tidak perlu perjabatan ( Siltap Kades sendiri, Siltap perangkat sendiri)
  • Rekening tujuan RP Bendahara ,nomor sesuai dengan Capem masing-masing

Catatan:

Setiap tanggal 1 (satu ) desa membuat SPP kemudian pencairan tanggal 3(tiga), karena Bank Jateng membutuhkan waktu tiga hari untuk memproses.

Setiap bulan desa membuat 2 (dua) SPP (1 untuk kades,1 untuk  perangkat desa), demikian juga untuk SP ke Bank Jateng juga dibuat 2 (dua) SP seperti dengan proses membuat SPP.

Semoga dengan adanya informasi ini dapat membantu kelancaran proses aplikasi berbasis CMS  semua desa di Kabupaten Sragen.

UJI COBA LIVE CMS kabupaten sragen tahun 2021

Sragen, Rabu 27 januari 2021 telah dilakukan uji coba Live Cash Management System (CMS) melalui aplikasi Zoom. Kegiatan Live CMS ini dihadiri oleh 20 desa, 20 kecamatan di Kabupaten Sragen serta dipandu oleh team Siskeudes dan team Bank Jateng. Proses uji coba live CMS ini dibagi dalam 2 tahap . Tahap pertama proses siskeudes untuk membuat transaksi agar mendapatkan Id billing dan tahap kedua adalah proses CMS oleh bank Jateng.
Harapannya setelah dilakukan evaluasi dari uji coba tahap pertama Live CMS ini , akan segera dapat dilaksanakan untuk seluruh desa di Kabupaten Sragen yang berjumlah 196 desa. [ DPMD ]

Siskeudes Berbasis CMS Berfungsi , Bendahara Desa Di Sragen Tak Pegang Uang Tunai

Semua transaksi keuangan desa di Sragen tak lagi tunai melainkan dilakukan secara non tunai melalui Siskeudes. Sistem Keuangan Desa alias Siskeudes berbasis cash management system (CMS) milik Bank Jateng Cabang Sragen sudah berfungsi. Siskeudes berbasis CMS itu sudah disiapkan sejak tahun 2020 dan diluncurkan pada 17 Agustus 2020 lalu.

Desa Tanggan terpilih sebagai pilot project mewakili eks kawedanan. Desa Tanggan dirasa mampu karena jaringan Internet memadai di desa itu. Pelatihan sudah dimulai tahun 2020 lalu dari Pemerintah Kabupaten  Sragen melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di dukung oleh Bank Jateng.  Aplikasi CMS ini sangat membantu desa dalam pengelolaan keuangan desa karena penatausahaan keuangan desa lebih tertib dan lebih mudah membuat laporan pertanggungjawaban desa. Selain itu manfaat dari aplikasi CMS ini bisa menghilangkan kebocoran anggaran pendapatan dan belanja desa (APB-Desa).

Untuk penggajian perangkat desa itu sudah langsung ditransfer ke rekening masing-masing perangkat desa. Dana operasional RT/RW pun juga dilakukan lewat transaksi non tunai,  serta pencairan pengadaan barang dan jasa di Sragen misalnya diverifikasi secara rigit melalui Siskeudes tersebut. Seperti yang dicontohkan oleh Kepala Desa Tanggan Mulyanto dan  Arif seorang petugas information technology (IT) Desa Tanggan, Gesi, Sragen,  Sekretaris Desa Tanggal Ismail , didampingi oleh tim Dinas PMD serta petugas dari Bank Jateng Sragen melakukan  tahapan uji coba transaksi pencairan dana desa (DD) untuk pengadaan printer seharga Rp1,8 juta dengan menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis cash management system (CMS). Untuk pengajuan pencairan dana yang dibayarkan kepada rekanan pengadaan printer itu pun dilakukan secara elektronik dengan isian sistem yang jelas. Ketika ada kesalahan prosedur pengisian maka dokumen pencairan pun akan tidak lengkap atau tertolak. Dalam sistem itu harus memasukan nama terang, lembaga, nomor rekening transaksi, keperluan transaksi, sampai nomor pokok wajib pajak (NPWP). Dengan sistem tersebut,  tinggal pencet tombol oke maka transaksi sudah jalan. Di sinilah pengetatannya, verifikasi harus lewat beberapa orang. Bendahara desa tidak lagi pegang uang sekarang dan tidak perlu lagi pergi ke bank. [ SOLOPOS ]

Umbul Ngepok Desa Karangpelem Semakin Terkenal dan Viral

Kolam Renang Umbul Ngepok di Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen mendadak langsung viral dan terkenal. Meski belum genap setahun dibangun, kolam itu kini makin menjadi perbincangan dan dikenal di kalangan masyarakat Sragen bahkan hingga luar daerah. Jumlah pengunjung langsung naik drastis dari sebelumnya. Hal tersebut disampaikan karyawan dan pedagang yang ada di kolam umbul dengan air istimewa tanpa kaporit.  Karena air di sini memang asli dari mata air murni tanpa kaporit dan setiap sore dibersihkan jadi air selalu jernih  bagus untuk terapi yang punya keluhan kesehatan..

Kades Karangpelem, Suwanto menyampaikan Umbul Ngepok memang memiliki beberapa keunikan dibanding kolam renang buatan lainnya. Menurutnya, kolam renang tersebut memiliki air yang dijamin selalu jernih karena memancar dari mata air Tunggon. Mata airnya satu jalur dengan mata air kaki Gunung Lawu. Sirkulasi air yang terus berganti juga menjadi kelebihan karena membuat kondisi air di kolam juga selalu jernih. Di Umbul Ngepok ini konon banyak yang meyakini bisa untuk terapi bagi yang ada keluhan pegal-pegal, rematik dan lainnya. Itulah sebabnya selain anak-anak dan pelajar, banyak warga yang berusia tua atau bapak-bapak dari luar wilayah yang suka berenang di sini.

PENERAPAN SISKEUDES BERBASIS CMS KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2021

Mulai tahun 2021, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sragen mewajibkan pengelolaan keuangan desa mulai menerapkan sistem CMS (Cash Management System). Tidak ada lagi  belanja di desa mengunakan uang cash. Semua hanya memakai non tunai per 1 Januari  dipastikan semuanya sudah running well. Kemudian, sistem kuangan desa (Siskeudes) tahun 2021 atau tahun depan, semua desa atau 196 desa yang ada di Kabupaten Sragen sudah harus memberlakukan per tanggal 1 Januari. Seratus persen Siskeudes sudah berjalan di Kabupaten Sragen dan ini akan menjadi percontohan untuk kabupaten-kabupaten yang lainnya.

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo

Pada tanggal 2 s.d. 3 Desember 2020 Dinas PMD Kab. Sragen menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo bersama dengan Dinas Kominfo Kab. Sragen dan Dinas Kesehatan Kab. Sragen. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo dilaksanakan di 6 Kecamatan, meliputi Kecamatan Kalijambe, Sidoharjo, Kedawung, Tanon, Sukodono, dan Sambungmacan. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Jogo Tonggo diikuti oleh operator Jogo Tonggo di 208 Desa/Kelurahan se-Kabupaten Sragen dan 20 orang Pendamping Desa se-Kabupaten Sragen.

UAT SISKEUDES Berbasis CMS Bersama Bank Jateng

Pada hari Senin tanggal 9 November 2020 pukul 09.00 WIB Dinas PMD Kab. Sragen bersama Bank Jateng melaksanakan UAT atau User Acceptment Test aplikasi SISKEUDES berbasis CMS. Kegiatan UAT dilaksanakan di Aula Sukowati yang dihadiri oleh Dinas PMD Kab. Sragen, BPKPD Kab. Sragen, Bank Jateng, dan 4 Desa yang dipilih sebagai pilot project. 4 Desa yang dipilih sebagai pilot project adalah Desa Kedungupit, Krikilan, Tunggul, dan Tanggan. Penggunaan Aplikasi SISKEUDES berbasis CMS akan diterapkan selama bulan November ini oleh 4 Desa tersebut dan akan diterapkan ke seluruh Desa di Kabupaten Sragen pada bulan selanjutnya. Besar harapan pada tahun 2021 aplikasi SISKEUDES berbasis CMS dapat diterapkan secara optimal.

1 2 3 4 7