Dinas PMD Kabupaten Sragen membuat Inovasi berupa Audit Tata Kelola Desa atau disebut juga WTP Desa.

WTP Desa memiliki dua makna positif yang menginspirasi pemerintahan desa, yang pertama makna secara umum WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) adalah peringkat tertinggi dalam penilaian Laporan Keuangan Lembaga Negara. Semangat para penyelenggara negara untuk meraih WTP inilah diharapkan dengan semangat yang sama juga akan terwujud kepada Penyelenggara Pemerintahan Desa dalam upaya meraih WTP Desa. Sedangkan makna kedua adalah Pemberian Predikat
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yaitu merupakan salah satu strategi kebijakan untuk mendorong semua Desa di Kabupaten Sragen agar dapat mengelola penyelenggaraan pemerintahan Desa dengan baik, transparan, akuntabel, partisipatif dan demokratis. Melalui program pemberian predikat terhadap capaian tata kelola Pemerintahan Desa nantinya diharapkan dapat menumbuhkan semangat kompetisi
yang positif antar Desa dalam mengelola pemerintahan Desa yang baik (good governance) sekaligus dapat menciptakan kebanggaan bagi penyelenggara Pemerintahan Desa yang berprestasi maupun bagi masyarakat desa.
Pemberian Predikat Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Kabupaten Sragen akan dapat memicu semangat penyelenggara Pemerintahan Desa untuk berlomba
mewujudkan tata kelola Pemerintahan Desa yang terbaik sekaligus menumbuhkan budaya malu apabila Desa tidak memperoleh predikat terbaik.
Adapun Predikat Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dibagi menjadi 4 (empat) tingkatan meliputi:

  1. Wasana Tata Praja Desa (WTP) Desa,
  2. Nindya Tata Praja Desa (NTP) Desa,
  3. Madya Tata Praja Desa (MaTP) Desa,
  4. Muda Tata Praja Desa (MuTP) Desa.

-Admin DPMD-

TMMD WUJUD SINERGI MEMBANGUN NEGERI

Pembukaan TMMD Sengkuyung tahap II secara resmi telah dimulai, ditandai dengan pendatangan dan penyerahan Naskah kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa yang dilaksanakan di Aula Guyub Rukun Kodim 0725/Sragen dan dihadiri oleh unsur PNS, TNI, Polri. Kegiatan TMMD Sengkuyung II Tahun 2021 mengusung tema” TMMD WUJUD SINERGI MEMBANGUN NEGERI” dilaksanakan di Desa Tlogotiro Kecamatan Sumberlawang, mulai tanggal 15 Juni 2021 s/d 14 Juli 2021. Adapun Sasaran TMMD Sengkuyung II Tahun 2021 terdapat dua Kegiatan yaitu: Kegiatan Fisik, Cor jalan P: 817 M, L: 2,5 M, 0,12 M, Rehab RTLH 14 unit, Jamban Sehat 19 Unit. Untuk  kegiatan Non Fisik tentang sosialisasi Prokes Covid 19, Sosialisasi pencegahan stanting, Sosialisasi Posyandu dan Pos Bindu, Wasbang, Binkamtibmas, penyuluhan pertanian dan peternakan. 

Harapan dengan adanya kegiatan ini selain membangun sarana dan prasarana yang ada di Desa Tlogotirto , dapat juga sebagai  perekat persatuan, gotong royong saklawase sebagai wujud terpeliharanya sinergi antara Pemda, TNI, Polri & masyarakat dalam menghadapi apapun yang ada di wilayah Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Sragen pada khususnya, termasuk dalam menghadapi wabah covid 19,  agar semua masyarakat patuh dan taat prokes.

DESA NGARGOTIRTO LAUNCHING INTERNET MILIK DESA

Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang layak disebut sebagai desa internet, karena saat ini sudah 204 rumah warga tersambung jaringan internet pribadi. Desa Ngargotirto memberikan bantuan subsidi sebesar lima puluh persen untuk biaya pemasangan internet untuk warganya., selain itu warga hanya membayar iuran sebesar seratus ribu rupiah setiap bulan untuk layanan pemakaian  unlimited dengan kecepatan 2 Mbps. Uang iuran warga tersebut nantinya akan dikelola oleh BUMDES bila ada keuntungannya maka akan digunakan untuk memperbanyak fasilitas publik milik Desa Ngargotirto.

Dalam peresmian launching internet milik desa yang dihadiri oleh Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap kepada semua desa untuk lebih kreatif dan inovatif supaya masyarakat dapat lebih cepat terakses internet. Langkah Desa Ngargotirto sudah tepat, karena dengan memaksimalkan BUMDES untuk keuntungan dan kemajuan desa sehingga desa dapat lebih mandiri dan sejahtera masyarakatnya.

Pembinaan Administrasi Desa Tahun 2021

Dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Desa Kabupaten Sragen bersama Dispendukcapil, BPKPD, Inspektorat dan Bagian Hukum melakukan Pembinaan Administrasi Desa Tahun 2021. Pembinaan Administrasi Desa Tahun 2021 terhadap  196 Desa di Kabupaten Sragen dilaksanakan dengan jalan Tim meriview pengisian buku administrasi Pemerintahan Desa sesuai Permendagri  No. 47 Tahun 2016 yang terdiri dari, Administrasi Umum, Administrasi Penduduk, Administrasi Keuangan Desa, Administrasi Pembangunan. Harapannya dengan pembinaan ini desa dapat lebih tertib dalam administrasi desa dan semua aset desa dapat lebih terdata serta tercatat dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku.

PENUTUPAN PROGRAM TMMD SENGKUYUNG TAHAP I TAHUN 2021

Rabu, 31 Maret 2021, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I yang dilaksanakan di Desa Jekani, Kecamatan Mondokan, Sragen resmi ditutup, Pelaksanaan penutupan TMMD tersebut dilaksanakan di Balai Desa Jekani hanya penandatanganan naskah dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD Sengkuyung tahap I TA 2021 dari Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno  kepada Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno dan dilanjutkan pemotongan pita di lokasi cor jalan serta penancapan nama jalan.

 Program rutin tahunan itu sukses digelar dengan pencapaian melebihi target. TMMD tersebut ditutup dengan pencapaian melampaui target sasaran pokok dalam TMMD ini adalah cor blok jalan sepanjang 884 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 12 cm, sedangkan sasaran tambahan berupa rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 14 unit, sasaran tambahan lainya adalah pembuatan jamban sehat sebanyak 18 unit selesai . Untuk sasaran non fisik meliputi penyuluhan Stunting dan PTM (Penyakit Tidak Menular), sosialisasi protokol kesehatan covid-19, sosialisasi kesehatan lingkungan, wawasan kebangsaan, Binkamtibmas, pertanian dan peternakan semuanya sudah dilaksanakan dengan menerapkan protokoler kesehatan.

Lomba Video Desa / Kelurahan Dalam Menyambut Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2021

Dalam Rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2021, Dispermades Provinsi Jawa Tengah akan melaksanakan Lomba Video tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2021 untuk Kategori Desa/Kelurahan dan Kategori Umum. Sesuai dengan surat dari Dispermades Provinsi Jawa Tengah nomor: 411.7/1189 tanggal 18 maret 2021 tentang Pemberitahuan Lomba Video, harapannya masing-masing Kecamatan agar menyiapkan dan memilih salah satu desa untuk mengikuti seleksi lomba tersebut yang dikirim via google drive ke email: pmdsrg@gmail.com atau langsung ke Dinas PMD Kabupaten Sragen paling lambat tanggal 1 April 2021. Yang selanjutnya akan dipilih 2 video terbaik untuk diusulkan mengikuti Lomba Video Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat provinsi tahun 2021 dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Tema  “ENERGI DARI DESA” dengan sub tema :
  2. Inovasi: Meningkatkan semangat ekonomi kreatif di desa pada  masa pandemi;
  3. Ketahanan Pangan: Menggambarkan bagaimana ketahanan pangan di desa pada masa pandemi;
  4. Kolaborasi: Kegiatan gotong royong digambarkan melalui video dalam upaya bangkit dari keterpurukan akibat pandemi, mewujudkan desa aman covid-19 dan aman pangan.
  5. Durasi Video maksimal 5 menit;
  6. Video dikirim dalam format HD 1080p;
  7. Video menampilkan kegiatan sesuai tema yang dipilih;

Video yang dikirimkan merupakan karya asli dan belum pernah diikutsertakan pada lomba lainya. Selamat mengikuti lomba,  semoga menjadi pemenang.

TINJAUAN KESIAPAN RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN PEDESAAN DI KABUPATEN SRAGEN

Tim dari Dispermadesdukcapil  Provinsi  Jawa Tengah  dan Dinas PMD Kabupaten Sragen melakukan peninjauan secara langsung dan berdialog dengan Pemerintah Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen, pada Kamis, tanggal 4 Maret 2021 . Tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut masih menjajaki potensi Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (RPKP) khususnya untuk mengangkat potensi wisata desa.

Sebanyak empat desa di wilayah Kecamatan Kalijambe, yaitu  Desa Krikilan, Ngebung, Bukuran, dan Manyarejo, ini merupakan kawasan terintegerasi yang disusun oleh tim lintas OPD di tingkat kabupaten.  Dari hasil peninjauan ini dapat terlihat potensi desa masing-masing kemudian disinkronkan apa yang dibutuhkan. Jadi nanti ada surat keputusan kerja sama antardesa, programnya nanti diwadahi dalam badan usaha milik desa (BUMDesa) bersama sehingga tindak lanjutnya nanti harus ada kerja sama antar desa. Di Krikilan sendiri sudah punya rencana paket wisata, seperti museum Sangiran, wisata alam Bukit Tingkir, sumber air asin, dan seterusnya. Termasuk paket usaha mikro kecil dan menengah, produk kesenian daerah, sampai pasar budaya.

TMMD SENGKUYUNG TAHAP I TAHUN 2021

Pembukaan TMMD  Sengkuyung Tahap I Tahun 2021 ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara serah terima program TMMD dari Bupati Sragen,  dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati  kepada Komandan KODIM 0725 / Sragen, Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno, acara ini dilaksanakan di Ruang Transit Bupati dan  dihadiri oleh FORKOPIMDA, Kepala Dinas PMD dan Satuan Kerja terkait.

Dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I ini sasaran lokasinya adalah Desa Jekani, dukuh Tlebuk RT 19 , Kecamatan Mondokan.  Baik kegiatan fisik di lapangan maupun nonfisik di ruangan menerapkan protokoler kesehatan covid-19  dengan mewajibkan memakai masker, pengecekan suhu tubuh, tidak berkerumun serta menjaga jarak.  Sasaran fisik berupa Cor blok jalan sepanjang           884,68 M, Lebar 2,5 M, Tebal 12 Cm sedangkan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 14 unit dan jamban sehat 18 unit. Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wasbang, pertanian dan perkebunan, peternakan, kesehatan, protokoler kesehatan covid-19, pemberlakuan new normal, Kamtibmas dan lain lain. Untuk pekerjaan tetap berjalan seperti biasa waktunya 30 hari dan rencana ditutup tanggal 31 Maret 2021.

KLASIFIKASI PENILAIAN BUMDesa

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sragen hari Selasa tanggal 16 Februari 2021 melaksanakan kegiatan Klasifikasi Penilaian terhadap BUMDesa yang ada di Kabupaten Sragen. Sebanyak 192 BUMDesa akan dilakukan pemantauan, evaluasi dan pelaporan sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan BUMDesa Provinsi Jawa Tengah. Pelaksanaan Penilaian Klasifikasi BUMDesa tersebut dilaksanakan di Aula kantor Dinas PMD Kabupaten Sragen sesuai dengan protokol kesehatan dan menerapkan 3 M.

 Harapan dari pelaksanaan kegitan ini adalah untuk mengetahui tingkat perkembangan BUMDesa baik secara kuantitas maupun kualitas guna menentukan perlakuan (treatment) pendampingan pembinaan Pemerintah Kabupaten Sragen dan Tenaga Pendamping Profesional

Berkenalan Dengan Gapura Desa Kabupaten Sragen

Di Kabupaten Sragen terdapat 208 Desa dan Kelurahan, dimana setiap satu website memiliki subdomain yang cukup panjang, diharapkan dengan jumlah website yang cukup banyak tersebut, dapat tersedia satu halaman untuk mempermudah akses menuju website desa. Tampilan infografis dapat membantu menggambarkan kondisi di wilayah  Kabupaten Sragen dengan lebih mudah.

Infografis adalah representasi grafis yang digunakan untuk menggambarkan secara jelas hubungan kompleks dan kumpulan data komprehensif dengan cara yang cepat dan mudah dipahami, dan diinterpretasikan. Alasan utama mengapa infografis digunakan adalah karena mereka membantu membuat kumpulan data kompleks yang dapat dipahami dalam waktu yang sangat singkat. Khusus untuk penggunaan online, berguna saat anda ingin cepat memberikan informasi yang mereka cari kepada pengguna.

Dengan menampilkan infografis di menu Gapura Desa Kabupaten Sragen, maka data akan tersaji dengan baik dan memudahkan visitor website untuk mengetahui kondisi di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

1 2 3 7